3 Kesalahan yang Harus Dihindari saat Membeli Asuransi Motor

asuransi-motorSungguh sangat terasa aman dan nyaman apabila kendaraan dapat diasuransikan. Segala peristiwa yang menimbulkan kerugian (pada kendaraan) dapat dialihkan ke perusahaan asuransi. Seperti halnya terjadi kecelakaan sehingga menyebabkan motor rusak parah dan memerlukan dana jutaan rupiah untuk memperbaikinya. Fenomena yang mengakibatkan kerugian tersebut menjadi tanggung jawab perusahaan (sesuai isi polis), yaitu dengan diperbaikinya kendaraan di bengkel yang merupakan rekanan perusahaan asuransi tanpa perlu nasabah mengeluarkan biaya besar seperti pada umumnya. Pemahaman tentang asuransi kendaraan bermotor sebagian besarnya adalah mencakup perlindungan, total premi, metode klaim, dan lain sebagainya. Namun, bila Anda baru mengenal pembahasan tentang asuransi ini dan tertarik ingin melakukan pembelian, hindari beberapa kesalahan berikut agar asuransi motor yang dimiliki dapat digunakan sesuai harapan.

Tidak merekam lebih lanjut jejak perusahaan asuransi

Untuk memperoleh layanan yang memuaskan dari asuransi yang dimiliki, tentu saja Anda harus memilih perusahaan yang tepat. Di Indonesia, organisasi tersebut sudah banyak berdiri dan menawarkan beragam produk. Dalam hal ini, memastikan perusahaan memiliki pelayanan dan manajemen yang baik adalah bagian penting. Caranya ialah dengan merekam lebih lanjut jejak perusahaan atau mengecek lebih detail sejarah organisasi. Bisa jadi dengan cara tersebut Anda juga mendapat asuransi dengan premi terbaik dan termurah, seperti halnya di asuransi mobil aca. Selain itu, testimoni dari para klien juga perlu dilihat. Hal ini sangat memungkinkan untuk mengetahui bagaimana operasional perusahaan. Tidak meninjau lebih dekat profil perusahaan tentu saja Anda tidak dapat mengetahui secara betul semua hal tersebut sehingga timbul rasa resah, misalnya bakalan sulit mengajukan klaim.

Tidak menyesuaikan dengan betul antara proteksi dengan kebutuhan

Perlindungan asuransi motor dibagi menjadi dua pilihan, yaitu all risk dan TLO. All risk adalah proteksi secara keseluruhan dari musibah kecil hingga besar seperti motor kehilangan atau hancur. Sementara TLO ialah sebuah proteksi dikhususkan bila motor mengalami kerusakan parah, umumnya mencapai 75%. Kedua proteksi ini memang kerap membuat bingung, pasalnya perlindungan yang dipilih dapat mempengaruhi biaya premi. Namun sayangnya, sebagian besar orang tidak mempertimbangkan hal ini secara matang-matang sehingga terkadang asuransi tidak dapat diklaim. Untuk itulah perlu menyesuaikan perlindungan tersebut dengan peristiwa yang rawan terjadi. Jangan sampai menjadi penyesalan di hari depan.

Tidak mempertimbangkan soal premi

Berbicara soal premi pastinya tidak asing lagi. Premi merupakan sebuah bayaran kepada perusahaan asuransi untuk membuat polis asuransi tetap aktif agar nantinya bisa mengajukan klaim, baik itu yang pelunasannya dilakukan per bulan, triwulan, per semester maupun per tahun. Total premi asuransi perlu dihitung dan dipertimbangkan dengan baik, jangan sampai gegabah karena ingin cepat-cepat memiliki asuransi yang pada akhirnya justru mencelakakan. Jika premi menunggak, masalahnya akan memuncak pada proses klaim (bisa terhambat). Bahkan, polis asuransi bisa nonaktif ketika premi tak lagi dibayar. Belum lagi kalau harus melunasi kredit motor, tentu pengeluaran bertambah besar. Untuk itu renungkan hal ini dengan maksimal, misalnya berbicara dengan pasangan bagi Anda yang sudah berkeluarga. Sebaiknya hitung dulu berapa kira-kira biaya premi yang bakal ditanggung agar dapat diperhitungkan dengan keuangan yang dimiliki.

Asuransi motor memang memiliki fungsi penting bagi kendaraan roda dua. Namun pastikan dapat menemukan perusahaan yang tepat, bisa memilih perlindungan sesuai kebutuhan, dan mampu membayar premi tepat waktu agar asuransi yang dimiliki dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *